VIDA dan Komdigi Luncurkan Kampanye Jangan Asal Klik Antisipasi Lonjakan Penipuan Digital Saat THR

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:30 WIB
VIDA dan Komdigi Luncurkan Kampanye Jangan Asal Klik Antisipasi Lonjakan Penipuan Digital Saat THR

Kampanye "Jangan Asal Klik" ingin mengajak kita berhenti sejenak. Cek dulu. Apakah pesan ini mencurigakan? Dari siapa asalnya?

Victor Indajang, Chief Operating Officer VIDA, punya pandangan lebih dalam. Ia melihat penipuan digital sekarang sudah berubah. Bukan lagi kerja individu, tapi sudah terorganisir rapi bak sebuah industri.

Karena itu, menurutnya, pertahanan utama harus dimulai dari diri sendiri. Jangan gampang tergiur. Jangan terburu-buru. Biasakan untuk berhenti, cerna informasinya, verifikasi, baru bertindak.

Lalu, Bagaimana Caranya Agar Aman?

VIDA memberikan beberapa kiat praktis untuk membangun kebiasaan digital yang lebih aman, terlebih saat THR cair:

  • Jangan mudah klik tautan dari pengirim tidak dikenal, apalagi yang bikin panik.
  • Ingat, OTP, PIN, atau kode verifikasi itu rahasia. Jangan pernah dibagikan.
  • Hati-hati dengan file APK atau dokumen yang meminta instalasi aplikasi tambahan.
  • Selalu verifikasi ulang permintaan transfer dana, meski katanya dari saudara atau teman dekat.

Victor menekankan, di momen seperti pencairan THR, bahayanya sangat nyata.

"Satu tautan palsu yang terlihat meyakinkan bisa memicu account takeover atau pencurian data dalam hitungan detik. Siapa pun bisa terjerat. ... Kami percaya kesadaran publik adalah fondasi keamanan dan kepercayaan di ekosistem digital. Edukasi perlu dimulai dari diri sendiri dengan memahami tanda-tanda penipuan, menyadari risikonya, dan berpikir dua hingga tiga kali sebelum mengeklik tautan," jelasnya.

Intinya, di tenging euforia THR, tetaplah waspada. Karena para penipu tidak pernah libur.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar