Catatan menterengnya belum kehilangan satu gim pun sepanjang turnamen juga tak membuatnya lengah. Bagi Alwi, itu bukan jaminan apa-apa.
"Belum kehilangan gim memang bisa simpan tenaga," akunya. "Tapi kalau kondisi bagus belum tentu main juga bisa bagus. Kalau kondisi jelek belum tentu main bisa jelek juga. Jadi apapun kondisinya, yang penting siap tempur saja."
Kemenangan ini sekaligus menjadi kemenangan ketiganya atas Jason dari empat kali pertemuan. Sebuah catatan positif yang tentu memberi suntikan percaya diri.
Di sisi lain, lawan berikutnya jelas bukan tandingan mudah. Li Shi Feng melaju ke semifinal dengan cara yang dramatis. Ia harus bangkit dari ketertinggalan setelah dihajar 8-21 di gim pertama oleh Wang Po-Wei dari Taiwan. Tapi, pemain China itu menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan di dua gim berikutnya, 21-11 dan 21-15.
Pertarungan di semifinal nanti jelas akan jadi ujian sesungguhnya bagi Alwi Farhan. Antara momentum positifnya dan kelas seorang unggulan pertama.
Artikel Terkait
Pertamina Salurkan Santunan untuk Lebih dari 29 Ribu Anak Yatim dan 106 Ribu Warga Prasejahtera
Kilang Pertamina Dumai Siapkan 3,27 Juta Barel BBM untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Enam Personel AS Tewas dalam Jatuhnya Pesawat Pengisi Bahan Bakar di Irak Barat
Polisi Gagalkan Persiapan Tawuran Sarung di Bogor, Sita Satu Motor