"Danantara ini adalah lembaga yang paling diawasi di Indonesia. Saya juga minta BPK masuk keluar, BPKP masuk keluar, awasi. Kejaksaan, polisi, Panglima TNI semua ikut mengawasi," tegas Prabowo.
Di sisi lain, di balik peringatan keras itu, Prabowo juga menyisipkan apresiasi. Kinerja Danantara selama setahun ini dipujinya. Dia menyebut ada prestasi yang baik dan yang menarik, lembaga ini berhasil memberi kesan positif di mata mitra internasional.
"Semua yang saya dengar dari pihak luar negeri, kalau ketemu saudara-saudara dari Danantara, terkesan. Mereka kaget," ungkapnya. "Mereka lihat wajah Indonesia yang lain."
Pujian dan peringatan itu hadir beriringan. Seolah menggarisbawahi dua hal: pencapaian patut diacungi jempol, tapi kewaspadaan tak boleh kendur sedetik pun. Masa depan aset negara dipertaruhkan di sini.
Artikel Terkait
KPK Sangkakan Bupati Rejang Lebong Terima Suap Rp980 Juta untuk Proyek PUPR
DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah
Selebgram dan DJ Medan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Pria Tewas Tertabrak Kereta Ekspres Bandara di Perlintasan Green Garden