Di sisi lain, fenomena ini seharusnya jadi pelajaran berharga bagi publik. Asep berharap masyarakat jadi lebih melek.
"Ini menjadi edukasi," tegasnya.
"Masyarakat harus lebih cerdas. Pilihlah calon yang berkualitas, bukan karena dapat uang atau hadiah sesaat. Jangan sampai pragmatis," imbuh Asep.
Pernyataan ini muncul di tengah rentetan OTT KPK. Baru-baru ini, Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari, disangkakan terkait kasus suap proyek ijon. Sebelumnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq juga sudah lebih dulu terjaring. Masih ada beberapa nama lain yang ikut dalam daftar panjang kepala daerah yang tersandung operasi KPK. Semuanya berkisah tentang modal yang harus kembali, dan cara keliru yang dipilih.
Artikel Terkait
DPR dan Kemenhaj Pastikan Persiapan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Konflik Timur Tengah
Selebgram dan DJ Medan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba
Pria Tewas Tertabrak Kereta Ekspres Bandara di Perlintasan Green Garden
Astronom Temukan Jalan Pintas Baru: Bintang Tenang Ternyata Sinyal Eksoplanet