BMKG baru saja mengeluarkan peringatan penting. Wilayah pesisir Indonesia perlu bersiap menghadapi potensi banjir rob dalam beberapa pekan ke depan, tepatnya mulai 12 hingga 27 Maret 2026. Ini bukan peringatan biasa, karena ada dua fenomena alam yang bakal beriringan.
Menurut unggahan di akun Instagram resmi mereka, @infobmkg, Fase Bulan Baru pada 19 Maret dan fenomena Perigee tanggal 22 Maret nanti diprediksi bakal mendongkrak ketinggian air laut. Kombinasi kedua peristiwa astronomi ini bisa bikin pasang maksimum makin tinggi dari biasanya. Dari pantauan data water level dan prediksi pasang surut, sejumlah daerah harus ekstra waspada.
Wilayah yang perlu siaga tersebar dari ujung barat sampai timur Indonesia. Di Sumatera, pantai-pantai di Medan (seperti Belawan, Labuhan, Marelan) berpotensi terdampak antara 18-23 Maret. Sementara itu, pesisir Sumatera Barat, termasuk Kota Padang dan Kepulauan Mentawai, harus bersiap dari tanggal 18 hingga 21 Maret.
Tak hanya Sumatera. Pesisir utara Jawa, dari Banten hingga Jawa Timur, juga masuk dalam daftar peringatan. Untuk Banten, misalnya, pesisir utara Tangerang seperti Teluk Naga dan Kosambi perlu waspada pada 24 Maret. Sementara di Jawa Tengah, rentang waktunya lebih panjang. Kota Semarang, Demak, dan sekitarnya berpotensi mengalami rob pada 12-17 Maret dan lagi di akhir bulan, 25-27 Maret.
Kalau kita lihat ke timur, Bali dan Nusa Tenggara juga tak luput. Pesisir selatan Bali, mencakup Badung hingga Gianyar, diperkirakan terdampak dari 19 hingga 25 Maret. Di Nusa Tenggara Timur, wilayah pesisir Flores, Sumba, hingga Timor-Rote perlu bersiap antara 17-24 Maret.
Artikel Terkait
F-PKB MPR Gelar Peringatan Nuzulul Quran dan Santunan Anak Yatim
Ketua Umum ISKI Baru: Komunikasi Krusial Jaga Kedaulatan di Era Banjir Disinformasi
Pemkot Semarang Jemput Warga Bermudik dari Jakarta dengan 7 Bus Khusus
Dua Mantan Pegawai Kementan Diamankan Terkait Dugaan Korupsi Dana Dinas Rp 6 Miliar