“Pada pukul 07.00 WIB pihak sekolah mendengar suara retakan dari pohon trembesi yang sudah lapuk dan tua. Pihak sekolahan melapor kepada pertamanan untuk meminta penanganan darurat. Pada pukul 07.25 WIB pohon akhirnya tumbang dan menimpa halte sekolah dan pengendara motor yang melintas,”
ujar Kendar merinci kronologi kejadian.
Evakuasi kemudian dilakukan. Pukul 10.45, pohon berhasil disingkirkan dari lokasi. Semua kembali berjalan seperti biasa.
Namun begitu, kejadian ini jadi peringatan keras. Kendar menekankan pentingnya membuat Zona Selamat Sekolah atau ZoSS di area tersebut. Mengingat lokasinya yang persis di depan sekolah, upaya ini dinilai penting untuk mencegah hal serupa terulang.
“Atensi kami pembuatan ZoSS,”
tegasnya. Langkah itu diharapkan bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi siswa dan warga yang berlalu lalang.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Kopi Ditaburkan untuk Tutupi Bau Mayat di Depok
Anggota JKT48 Freya Laporkan Kasus Manipulasi Foto Pakai AI ke Polisi
Francis Ngannou Kembali ke Oktagon, Hadapi Philipe Lins pada 16 Mei
Bareskrim Musnahkan 34,5 Kilogram Sabu dari Dua Kasus di Cilegon