Menjelang arus mudik Lebaran, suasana di sejumlah kawasan memang kerap berubah. Banyak rumah yang tiba-tiba sepi, ditinggal penghuninya berangkat ke kampung halaman. Nah, dalam kondisi seperti inilah, Polri memutuskan untuk menggenjot patroli di titik-titik yang dianggap rawan.
Upaya ini, kata mereka, tak lain untuk menjaga rasa aman warga selama libur Idul Fitri. "Polri akan meningkatkan patroli di wilayah rawan kriminalitas," jelas Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir.
Pernyataan itu dia sampaikan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu lalu, saat memimpin apel kesiapan Satgas Humas Operasi Ketupat 2026.
Isir kemudian merinci. Menurutnya, rumah-rumah kosong yang ditinggal mudik bakal jadi fokus utama patroli. Dia khawatir, kalau tidak diawasi, situasi itu bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan.
"Rumah kosong jangan sampai menimbulkan kerawanan. Jangan sampai masyarakat pulang dari mudik justru menemukan hal-hal yang tidak diinginkan," tegas Isir.
Di sisi lain, dia juga punya imbauan praktis buat warga yang hendak bepergian. Daripada meninggalkan kendaraan di rumah yang kosong, lebih baik memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan.
"Beberapa sarana yang ada di mako-mako, baik Polsek atau Polres, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Kalau dia mudik dan mau titip kendaraannya, misalnya," ujarnya.
Jadi, selain mengandalkan patroli yang lebih intens, Polri juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan. Kerja sama semacam ini, meski terkesan sederhana, bisa memberi efek jera yang signifikan bagi pelaku kejahatan.
Artikel Terkait
Sarana Jaya Gandeng Dishub Berantas Parkir Liar di Sekitar Depo MRT Lebak Bulus
Menantu Trump Ikut Misi Diplomasi ke Pakistan, AS Kirim Utusan Khusus untuk Jalin Komunikasi dengan Iran
Kementerian Sosial Tetapkan Desil 1-4 sebagai Penerima Bansos, Desil 5 ke Atas Tidak Lagi Prioritas
MPR: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bukan Sekadar Kompetisi, tapi Ruang Tanamkan Nilai Kebangsaan