Trump Ragui Kemampuan Pemimpin Baru Iran untuk Berdamai dengan AS

- Rabu, 11 Maret 2026 | 10:45 WIB
Trump Ragui Kemampuan Pemimpin Baru Iran untuk Berdamai dengan AS

Tak berhenti di situ, dia juga memberi peringatan keras. Menurut Trump, tanpa persetujuan dari AS, Mojtaba "tidak akan bertahan lama".

Lalu, bagaimana dengan prospek perdamaian? Dalam wawancara yang sama, Trump memang membahas kemungkinan dialog antara Washington dan Teheran. Namun begitu, nada yang dia gunakan terasa jauh dari pasti.

"Saya mendengar mereka sangat ingin berdialog,"

katanya. Tapi dia cepat-cepat menambahkan bahwa itu cuma sebuah "kemungkinan" belaka, yang bergantung pada syarat-syarat yang bisa diterima kedua belah pihak. Pernyataan ini agak berbeda dengan komentar lamanya, di mana dia pernah menyatakan kesediaan untuk berdialog dengan pejabat Iran. Sekarang, semuanya terasa lebih menggantung.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar