Dinkes DKI Ingatkan Waspada Penularan Campak Saat Silaturahmi Lebaran

- Rabu, 11 Maret 2026 | 07:45 WIB
Dinkes DKI Ingatkan Waspada Penularan Campak Saat Silaturahmi Lebaran

Faktanya cukup mengkhawatirkan. Arifianto mengaku hampir setiap pekan masih menemui pasien anak dengan kondisi parah akibat campak, bahkan sampai membutuhkan ventilator di ruang perawatan intensif. Padahal, sebenarnya ini bisa dicegah.

"Kondisi tersebut membuktikan penyakit campak dapat dicegah melalui vaksin yang mampu memperkuat daya tahan tubuh," jelasnya.

Logikanya cukup jelas. Anak-anak, yang sistem imunnya masih dalam tahap perkembangan, perlu 'dikenalkan' pada virus atau bakteri dalam bentuk yang sudah dilemahkan melalui vaksin. Dengan begitu, tubuh mereka punya 'pasukan' untuk melawan ketika suatu saat terpapar penyakit yang sebenarnya.

Untuk imunisasi campak rubela, jadwalnya diberikan tiga kali: saat bayi berusia 9 bulan, lalu dosis penguat di usia 18 bulan, dan terakhir saat anak menginjak 6-7 tahun. Lengkapi ketiganya. Itu adalah tameng terbaik yang bisa kita berikan untuk melindungi buah hati di tengah eufora hari raya dan seterusnya.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar