Rabu (31/12) siang, suasana di Polda Metro Jaya tampak sibuk. Menko Polkam Djamari Chaniago baru saja mengikuti video conference dengan sejumlah daerah, membahas situasi jelang malam tahun baru. Dari balik layar, kabar yang diterima cukup menggembirakan. Ternyata, arus wisatawan ke sejumlah daerah justru mengalami peningkatan.
Dua wilayah yang disebutkan Djamari mencatat kenaikan signifikan adalah Bali dan Yogyakarta. "Bahkan di Bali ada peningkatan wisatawan yang datang di sana," ujarnya.
Ia lalu menambahkan, "Begitu juga di Jogja agak sedikit, sangat meningkat di Jogja."
Kalau dirinci, khusus untuk Bali, peningkatannya mencapai sekitar lima persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka itu bukan cuma sekadar statistik. Bagi Djamari, ini adalah indikator yang jelas bahwa situasi keamanan dan ketertiban benar-benar terjaga. Libur akhir tahun berjalan lancar, tanpa gangguan berarti.
"Ini menunjukkan bahwa kita semua, masyarakat dan para petugas di lapangan menjaga suasana untuk bisa dinikmati oleh semua warga," jelas Djamari.
Ia juga menyoroti persiapan yang telah dilakukan. "Dan persiapan itu sudah kita lakukan sejak operasi lilin diberlakukan sampai dengan nanti operasi akan diselesaikan ada waktunya."
Dari pantauan yang dilakukan bersama pemerintah daerah, tampaknya tidak ada kejadian mencolok yang perlu dikhawatirkan jelang pergantian tahun menuju 2026. Semua berjalan sesuai rencana. Kondisi ini, menurut penilaian Menko, tak lepas dari kesiapan aparat dan pemerintah setempat dalam mengamankan momen penting tersebut.
"Tidak ada hal yang menonjol selama kami melakukan hubungan tadi dengan daerah-daerah yang saya sebutkan tadi," tegasnya.
Djamari pun menutup pernyataannya dengan kesan positif. "Sangat memberikan kesan kepada kita semua bahwa apa yang dilakukan di daerah memberikan suasana yang sangat kondusif bagi masyarakat kita untuk mempersiapkan diri merayakan pergantian tahun pada malam ini."
Singkatnya, suasana jelang tahun baru terpantau aman dan justru ramai oleh kunjungan wisatawan. Sebuah awal yang baik untuk menyambut 2026.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Membumbung 1.000 Meter, Status Siaga Diperpanjang
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Selatan, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang
Como Hajar Cremonese 4-1, Amankan Tiket Eropa dan Degradasi Lawan ke Serie B
Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Jatuh pada 25-26 Mei, Ini Keutamaan dan Jadwal Lengkapnya