BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Selatan, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

- Senin, 25 Mei 2026 | 09:00 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sulawesi Selatan, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Senin (25/5/2026), dengan potensi hujan sedang yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca buruk tersebut, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan.

Pada pagi hari, kondisi cuaca di Sulawesi Selatan umumnya diprakirakan cerah berawan. Namun demikian, hujan ringan berpotensi terjadi di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Wajo, dan Bone. Potensi cuaca ekstrem diperkirakan meningkat pada siang hingga sore hari, di mana hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi melanda wilayah Luwu, Luwu Timur, dan Luwu Utara.

BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap dampak yang mungkin timbul, seperti pohon tumbang, genangan air, hingga gangguan aktivitas perjalanan akibat hujan disertai petir dan angin kencang. Pada malam hari, cuaca diprediksi berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Enrekang. Memasuki dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Luwu Timur, Luwu Utara, dan Wajo.

Secara keseluruhan, suhu udara di Sulawesi Selatan hari ini berkisar antara 20 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 78 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 8 sampai 28 kilometer per jam. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar