Komisi I DPR Apresiasi Diplomasi Pemerintah Pulangkan Sembilan WNI Relawan Flotila Gaza

- Senin, 25 Mei 2026 | 08:55 WIB
Komisi I DPR Apresiasi Diplomasi Pemerintah Pulangkan Sembilan WNI Relawan Flotila Gaza

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat, Anton Sukartono Suratto, memberikan apresiasi terhadap langkah diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam proses pemulangan sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam relawan Global Sumud Flotilla 2026. Ia menilai bahwa pemerintah telah menjalankan peran pendampingan dan perlindungan secara maksimal sejak awal proses pembebasan hingga para relawan tiba kembali di Tanah Air.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur bahwa sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla yang sebelumnya ditahan oleh otoritas Israel kini telah kembali dengan selamat ke Tanah Air,” ujar Anton kepada wartawan pada Senin, 25 Mei 2026. Ia secara khusus menyoroti kerja cepat Kementerian Luar Negeri RI beserta seluruh jajaran perwakilan RI yang terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para WNI selama proses tersebut berlangsung.

Di samping memberikan apresiasi, Anton juga menegaskan dukungannya agar pemerintah terus memastikan keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri. Menurutnya, langkah diplomatik yang ditempuh Indonesia tidak hanya berhenti pada proses pemulangan, melainkan juga mendorong penghentian kekerasan dan agresi militer di Gaza.

“Sebagaimana disampaikan Menteri Luar Negeri RI, keselamatan warga negara merupakan prioritas utama negara, dan Indonesia akan terus konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan serta mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui jalur diplomasi internasional,” katanya.

Sementara itu, Anton menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan yang dinilai tidak manusiawi yang dilakukan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut. Ia mendorong semua pihak untuk menjunjung tinggi hukum humaniter internasional dan nilai-nilai kemanusiaan universal.

“Namun demikian, kita juga mengutuk tindakan-tindakan yang tidak mencerminkan prinsip humanisme dan penghormatan terhadap hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel terhadap para relawan kemanusiaan. Upaya solidaritas kemanusiaan semestinya direspons dengan pendekatan yang menjunjung hukum humaniter internasional dan nilai-nilai kemanusiaan universal,” ujarnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar