DPR Gelar Uji Kelayakan 10 Calon Pimpinan OJK Besok

- Rabu, 11 Maret 2026 | 03:15 WIB
DPR Gelar Uji Kelayakan 10 Calon Pimpinan OJK Besok

Jakarta – Proses seleksi untuk mengisi posisi-posisi penting di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akhirnya bergulir. DPR RI baru saja menerima surat presiden yang berisi sepuluh nama calon. Dan besok, Rabu 11 Maret 2026, mereka langsung dihadapkan pada uji kepatutan dan kelayakan.

Ketua Komisi XI DPR, Misbakhun, mengonfirmasi jadwal tersebut. Menurutnya, seluruh proses akan berlangsung cukup intens.

"Ada sepuluh nama yang diajukan kepada kami sesuai dengan surat presiden yang diterima pimpinan DPR," ujar Misbakhun kepada awak media di Kompleks Parlemen, Selasa (10/3).

Ia menambahkan, keputusan final akan diambil oleh Komisi XI di hari yang sama, usai rangkaian ujian selesai. Tujuannya jelas: menyaring lima nama terbaik yang akan memegang tampuk kepemimpinan OJK untuk lima tahun ke depan.

Posisi yang diperebutkan memang krusial. Mulai dari Ketua, Wakil Ketua, hingga Kepala Eksekutif yang membidangi pasar modal, bursa karbon, aset kripto, dan perlindungan konsumen. Jadi, wajar kalau prosesnya dibuat ketat.

Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani memastikan bahwa pembahasan teknis sepenuhnya berada di tangan Komisi XI. Namun begitu, hasilnya nanti masih harus mendapat lampu hijau dari seluruh fraksi.

"Persetujuan fraksi-fraksi atas laporan Komisi XI terkait hasil uji kelayakan ini akan dijadwalkan dalam Rapat Paripurna pada Kamis, 12 Maret 2026," jelas Puan dalam sebuah koordinasi.

Lalu, siapa saja yang masuk dalam daftar sepuluh kandidat itu? Komposisinya cukup beragam. Ada petahana dari internal OJK sendiri, ada juga yang berasal dari Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga Kementerian Keuangan.

Beberapa nama yang cukup dikenal di antaranya Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi dari OJK. Kemudian ada Dicky Kartikoyono dan Anton Daryono yang mewakili Bank Indonesia.

Ini daftar lengkapnya:

  1. Friderica Widyasari Dewi (OJK)
  2. Agus Sugiarto (Danantara Asset Management)
  3. Hernawan Bekti Sasongko (Badan Supervisi OJK)
  4. Ary Zulfikar (LPS)
  5. Hasan Fawzi (OJK)
  6. Darmansyah (OJK)
  7. Dicky Kartikoyono (Bank Indonesia)
  8. Danu Febrianto (LPS)
  9. Adi Budiarso (Kementerian Keuangan)
  10. Anton Daryono (Bank Indonesia)

Seleksi ini bukan sekadar rutinitas. Posisi OJK yang vital dalam mengawasi pasar keuangan terutama dengan maraknya aset digital dan isu ekonomi hijau membuat hasilnya akan sangat menentukan. Stabilitas ekonomi nasional, sekali lagi, bergantung pada pilihan lima orang ini.

Penulis: Fityan | Editor: Redaksi

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar