"Seru buat cuci mata. Kan mau Lebaran juga, jadi sekalian beli baju Lebaran. Saya beli kerudung, Rp 100 ribu dapat tiga," tutur Zahra.
Menurutnya, pilihan produk di bazar ini cukup lengkap. Tidak cuma pakaian, tapi juga ada baju anak dan aneka hidangan buka puasa. "Enggak cuma baju dan kerudung, tapi juga ada baju anak-anak. Terus banyak makanan viral buat buka puasa walaupun tetap antre juga sih," jelasnya.
Zahra bahkan berhasil mendapatkan kupon tebus murah untuk sembako. "Dapat juga kupon tebus murah, Rp 100 ribu sudah dapat sembako," katanya sambil tersenyum.
Harapannya sederhana: agar bazar seperti ini bisa digelar lebih lama dan lebih sering, tidak terpusat di satu lokasi saja.
"Harapannya bisa diperpanjang bazarnya. Jangan cuma dua hari, seminggu gitu biar puas kelilingnya dan bisa coba banyak makanan viral juga," ujarnya.
"Kalau bisa sering-sering diadakan, tidak hanya di Balai Kota tapi juga di wilayah-wilayah supaya warga lebih mudah datang. Ini sangat membantu sekali," imbuh Zahra.
Artikel Terkait
Menlu: 36 WNI di Iran Daftar Repatriasi Gelombang Kedua
Presiden Prabowo Tegaskan Kekuasaan adalah Amanah dan Tugas Melindungi Seluruh Rakyat
DPRD Sumsel Rencanakan Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp 486 Juta, Tuai Sorotan
AS Bom Telak Fasilitas Bawah Tanah Iran, Fokus Lumpuhkan Produksi Rudal