Berdoa itu ibadah yang paling dekat, kata banyak ulama. Tapi, jangan salah paham. Ibadah yang satu ini bukan cuma soal mengucapkan permintaan. Ada adabnya, ada tata caranya. Kalau kita mau doa didengar, ya harus tahu caranya menyampaikan.
Intinya, berdoa itu tentang keikhlasan. Hati yang tulus, niat yang bersih. Tanpa itu, kata orang bijak, doa cuma angin lalu. Makanya, Gaspoll Sahur kali ini mau mengupas lebih dalam. Bagaimana sih sebenarnya cara meminta pada Allah dengan benar? Dan kenapa adab dalam berdoa bisa jadi penentu, diterima atau tidaknya permohonan kita?
Memang, kadang kita terburu-buru. Langsung minta ini itu, tanpa jeda, tanpa penghormatan. Padahal, menurut sejumlah sumber, ada ritme yang perlu diperhatikan. Mulai dari pujian, sholawat, baru kemudian permintaan. Itu baru salah satu contoh.
Di sisi lain, suasana hati juga pengaruh besar. Coba bandingkan, berdoa dalam keadaan tenang dan pasangan emosi. Hasilnya pasti beda. Ibaratnya, kita saja lebih suka mendengar permintaan yang disampaikan dengan baik dan sopan, apalagi Sang Pencipta.
Jadi, inti pembahasannya nanti sederhana. Bagaimana membangun komunikasi dengan Allah lewat doa yang tidak hanya enak didengar, tapi juga datang dari hati yang paling dalam. Karena pada akhirnya, doa yang tulus itu punya kekuatannya sendiri.
Artikel Terkait
Menlu: 36 WNI di Iran Daftar Repatriasi Gelombang Kedua
Presiden Prabowo Tegaskan Kekuasaan adalah Amanah dan Tugas Melindungi Seluruh Rakyat
DPRD Sumsel Rencanakan Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp 486 Juta, Tuai Sorotan
AS Bom Telak Fasilitas Bawah Tanah Iran, Fokus Lumpuhkan Produksi Rudal