Di sisi lain, Kakorlantas juga punya cara unik untuk mengingatkan para pemudik. Dia mengajak masyarakat mendengarkan lagu 'Mudik Tertib, Ojo Kesusu'. Lagu itu diharapkan bisa menjadi pengingat agar tidak terburu-buru di jalan. Soal keselamatan, itu adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar. Untuk mendukungnya, teknologi infrastruktur akan dioptimalkan guna memantau perkembangan lalu lintas secara real time.
Nah, peran media dalam semua ini dinilai sangat krusial. Menurut Agus, media adalah mitra strategis. Mereka punya peran vital menyampaikan info terkini soal kondisi jalan, termasuk kebijakan rekayasa lalu lintas macam sistem One Way atau Contraflow di sejumlah ruas jalan.
Kakorlantas pun berpesan khusus kepada jurnalis yang bertugas. Dia berharap media bisa ikut menyebarkan pesan keselamatan berkendara. Selain itu, media diharapkan bisa membantu memantau titik-titik rawan macet, memberi kabar soal kondisi rest area, dan mengedukasi pemudik untuk memakai jalur alternatif seperti jalan arteri. Hal-hal sederhana ini, jika disebarluaskan, bisa membantu mengurangi kepadatan di jalan tol selama puncak arus mudik nanti.
Artikel Terkait
Bareskrim Usut Dugaan Kekerasan Seksual Mantan Kepala Timnas Panjat Tebing terhadap Atlet
Hakim Pertanyakan Inisiatif Pemilihan Chromebook di Sidang Korupsi Kemendikbud
Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Lebaran
Bazar Ramadan Pasar Jaya di Balai Kota Ramai Dikunjungi, Warga Puas Harga Murah