Hadir dalam kunjungan itu, selain Menkop Ferry, ada juga Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, Direktur Utama Kopindosat Wahono, serta perwakilan dari PT KAI dan sejumlah staf ahli. Rupanya, dukungan LPDB ini bukan tanpa alasan.
Krisdianto memaparkan bahwa mendanai koperasi yang terjun di sektor produktif dan strategis adalah bagian dari strategi besar mereka.
Dia melanjutkan, transformasi digital sekarang ini sudah jadi kebutuhan dasar. Bukan cuma untuk perkotaan, tapi justru untuk mendongkrak ekonomi kerakyatan di daerah. Dengan internet yang cepat dan stabil, koperasi desa dan UMKM bisa membuka akses pasar yang lebih luas, mengelola usaha dengan lebih modern, dan meningkatkan daya saing.
Harapannya jelas. Dukungan ini bukan sekadar proyek fisik pasang kabel, tapi lebih ke upaya menyediakan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Masyarakat di pelosok pun diharapkan bisa menikmati akses digital yang setara.
“Harapannya semua masyarakat bisa mendapatkan akses internet. Ini upaya koperasi, dibantu dengan LPDB, untuk memperbanyak daerah-daerah yang memerlukan internet sehingga bisa dipecahkan dan dicarikan solusinya,” tambah Ferry menutup pembicaraan.
Jadi, lewat proyek fiber optik ini, LPDB Koperasi dan Kopindosat sedang berusaha merajut konektivitas. Bukan cuma koneksi antar kota, tapi juga koneksi antara peluang dan masyarakat yang selama ini mungkin merasa terpinggirkan dari derasnya arus digital.
Artikel Terkait
Bazar Ramadan Pasar Jaya di Balai Kota Ramai Dikunjungi, Warga Puas Harga Murah
MNC Sky Vision Gelar Pesantren Kilat dan Santunan Anak Yatim di Ramadan
Buron Pembunuhan Portugal Ditangkap di Jakarta Selatan Usai Dijerat Red Notice Interpol
Idul Fitri 2026 Diperkirakan Jatuh pada 20 atau 21 Maret, Tunggu Sidang Isbat