Tak main-main, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri dan Wakapoldanya, Dekananto Eko Purwono, turun langsung. Mereka meninjau lokasi dan memastikan penanganan korban berjalan maksimal. Arahan diberikan agar personel gabungan fokus mencari korban yang diduga masih tertimbun.
Korban Timbunan Diduga Masih Banyak
Memang, polisi memperkirakan korban tertimbun tidak cuma itu. Proses evakuasi masih berlanjut hari ini.
“Berdasarkan data sementara, jumlah korban diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung,” papar Kusumo.
Upaya pencarian melibatkan banyak pihak. TNI-Polri, BPBD dari Kota Bekasi dan DKI Jakarta, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar, PMI, hingga relawan dan aparat setempat semua bahu-membahu.
Lantas, apa penyebabnya? Menurut BPBD DKI Jakarta, hujan lebat yang berlangsung lama diduga jadi pemicu. Saat kejadian, sejumlah truk sedang mengantre untuk membongkar muatan. Longsoran sampah datang mendadak, menghantam truk-truk itu dan warung di sekitarnya.
Suasana di lokasi masih mencekam. Pencarian terus dilakukan, sementara keluarga korban menunggu dengan harap-harap cemas.
Artikel Terkait
Kapolri: Hambatan Dagang AS Turun Jadi 15%, Industri Dalam Negeri Terjaga
Presiden Prabowo Perintahkan Pembangunan 100 Gigawatt Energi Terbarukan
Polri Kerahkan 161 Ribu Personel untuk Antisipasi 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
Dinkes Cirebon Siapkan 20 Pos Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran 2026