Minggu (8/3) lalu, suasana di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, tampak sibuk. Dari siang hingga malam, setidaknya lima rapat berbeda digelar, menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah. Kabar ini diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya lewat akun Instagram-nya.
Menurut Teddy, dalam setiap pertemuan itu Presiden meminta pembaruan informasi seputar isu-isu strategis, baik dalam maupun luar negeri. Agenda hari itu padat dan beragam.
Pertemuan pertama membahas kemajuan pembangunan sepuluh kampus baru. Fokusnya pada bidang STEM Sains, Teknologi, Engineering, Matematika dan juga pendidikan kedokteran. Ini jadi perhatian serius pemerintah.
Lalu, pembicaraan beralih ke dunia perguruan tinggi. Prabowo ingin tahu progres pengembangan beberapa PTN agar peringkat globalnya naik. Harapannya, kerja sama dengan universitas top dunia bisa makin terbuka lebar.
Namun begitu, perhatian tidak hanya tertuju ke dalam negeri. Situasi panas di Timur Tengah juga jadi bahan pembahasan, khususnya kaitannya dengan dinamika geopolitik yang berdampak pada Indonesia.
Artikel Terkait
Lebih dari 3.000 Huntara di Aceh Timur Sudah Dihuni, Pembangunan Sisanya Dikebut
Oknum Anggota DPRD Kota Serang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual di Pandeglang
Enam Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss, Polisi Duga Aksi Sengaja
Pemerintah Siapkan Skenario Kontingensi BBM dan Elpiji Antisipasi Ketegangan Iran-AS