China Paling Diuntungkan dalam Proyek Kereta Cepat Whoosh, Menurut Pakar
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dinilai telah memberikan keuntungan terbesar kepada China. Pernyataan ini disampaikan oleh pakar ekonomi politik Ichsanuddin Noorsy.
Dalam sebuah dialog di iNews, Ichsanuddin Noorsy menyoroti mekanisme proyek Whoosh yang dinilai tidak jelas sejak awal. Ia mempertanyakan apakah kerja sama yang dilakukan bersifat business to business (B2B) atau business to government (B2G).
Penyimpangan Prosedural dalam Proyek Whoosh
Ichsanuddin menegaskan terjadi penyimpangan prosedural dalam penugasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Status proyek yang seharusnya B2B kemudian dibebani oleh negara karena melibatkan BUMN. Hal ini membuat konstruksi kerja sama menjadi tidak tegas.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir