Lalu, bagaimana penjelasan dari Garuda?
Dalam pernyataannya, maskapai nasional itu mengungkapkan bahwa kru pesawat sempat mengindikasikan adanya "unknown airborne object" saat persiapan pendaratan di Pekanbaru. Meski begitu, mereka menegaskan pendaratan berjalan aman dan normal.
"Menindaklanjuti hal tersebut, Pilot in Command (PIC) segera menjalankan prosedur keselamatan sesuai standar operasional sehingga pendaratan dapat berlangsung aman dan terkendali,"
demikian bunyi keterangan yang diunggah di akun Instagram @garuda.indonesia, Minggu (8/3).
"Seluruh penumpang dan awak pesawat tiba di Pekanbaru dalam kondisi baik dan turun dari pesawat secara normal," tambah pernyataan itu.
Pesawat yang bermasalah itu langsung menjalani pemeriksaan teknis lebih mendalam. Garuda juga berkoordinasi dengan otoritas terkait sampai pesawat dinyatakan laik terbang kembali.
Tak lupa, maskapai menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. "Keselamatan dan kenyamanan penumpang senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan Garuda Indonesia," tutup pernyataan tersebut.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan Pembangunan 100 Gigawatt Energi Terbarukan
Polri Kerahkan 161 Ribu Personel untuk Antisipasi 144 Juta Pemudik Lebaran 2026
Dinkes Cirebon Siapkan 20 Pos Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Produksi dan Serap Tenaga Kerja di Sukoharjo