Aroma hangat dan gurih bubur kanji rumbi memenuhi udara di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang. Ratusan anak duduk berbaris, menahan lapar. Di pangkuan mereka, tas-tas berisi perlengkapan sekolah menanti untuk dibawa pulang.
Inilah momen yang ditunggu. Di lokasi inilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar aksi berbagi. Tak cuma di sini, kegiatan serupa digelar serentak di berbagai penjuru negeri, menyentuh sekitar lima ribu anak yatim dan duafa. Pusat kegiatannya tersebar di sembilan titik, dengan Aceh Tamiang sebagai lokasi utama tahun ini.
Pemilihan Aceh Tamiang bukan tanpa alasan. Daerah ini masih dalam fase pemulihan pascabencana. Bagi banyak anak di sini, kehadiran kegiatan seperti ini adalah secercah cahaya. Sebuah momen yang mengembalikan senyum dan keceriaan di bulan suci.
Lokasinya pun punya makna tersendiri. Berdekatan dengan hunian sementara (huntara) yang dibangun pemerintah bersama Danantara dan sejumlah BUMN termasuk BSI. Kehadiran mereka terasa lebih dekat.
Anggoro Eko Cahyo, Direktur Utama BSI, turun langsung ke lapangan. Ia didampingi Komisaris Utama Prof. Muhadjir Effendy, Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof. KH Hasanudin, dan Direktur IT Muharto Hadi Suprapto. Mereka tak cuma menyapa, tapi juga ikut mengaduk bubur di dapur umum bersama warga.
“Pendidikan adalah fondasi. Lewat santunan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan memberi semangat pada anak-anak untuk terus belajar, meraih mimpi,” ujar Anggoro.
Artikel Terkait
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras
Putra Khamenei, Mojtaba, Terpilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
INKA Buka Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk 352 Peserta