"Khusus kondisi awak 4 awak WNI, 1 WNI selamat sedang mendapat perawatan luka bakar di Rumah Sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat," sambungnya.
Ada sedikit informasi lain: seorang WNI lain yang berada di kapal berbeda saat insiden terjadi dilaporkan selamat. Tidak ada cedera.
Di sisi lain, Kemlu RI mendesak agar investigasi menyeluruh segera dilakukan. Mereka ingin tahu pasti apa pemicu ledakan mematikan itu.
"Saat ini Perwakilan RI di PEA dan Oman secara intensif berkoordinasi dengan otoritas setempat dan perusahaan untuk proses pencarian 3 awak WNI yang hilang, memastikan perawatan 1 WNI selamat dan menyampaikan perkembangan penanganan kepada pihak keluarga di Indonesia. Kementerian Luar Negeri juga mendorong penyelidikan menyeluruh atas insiden ini," tegas Heni.
Mengingat situasi di Timur Tengah yang kerap fluktuatif, imbauan resmi pun dikeluarkan. Kemlu meminta seluruh WNI di kawasan itu, terutama yang bekerja di kapal, untuk ekstra waspada.
"Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri kembali mengimbau seluruh WNI di Timur Tengah termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat," pesannya.
Heni menutup dengan penekanan, "Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline perwakilan RI terkait."
Artikel Terkait
Pemerintah Hentikan Sistem Open Dumping di DKI Usai Longsor Tewaskan 4 Orang di Bantargebang
Menteri Lingkungan Hidup Sebut Longsor Sampah Bantargebang sebagai Alarm Keras
Putra Khamenei, Mojtaba, Terpilih Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran Baru
INKA Buka Pendaftaran Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk 352 Peserta