Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur Sukabumi. Akibatnya, sebuah tebing setinggi 25 meter di Kampung Cimapag, Desa Loji, ambruk. Peristiwa yang terjadi Senin (12/1/2026) itu langsung melumpuhkan total Jalur Bagbagan-Kiara Dua di Kecamatan Simpenan.
Bayangkan saja, material tanah dan bebatuan dengan lebar enam meter memenuhi seluruh badan jalan. Tidak ada celah. Kendaraan roda dua maupun mobil sama sekali tak bisa lewat. Dari video yang beredar, tumpukan tanah dan batu itu terlihat sangat tebal jelas mustahil dibersihkan cuma dengan tenaga manusia.
Ini bukan kali pertama. Menurut warga sekitar, titik yang sama persis pernah longsor pada 2024 lalu. Padahal, jalur ini ibarat urat nadi bagi warga di selatan Sukabumi, menghubungkan Bagbagan (Pelabuhanratu) dan Surade. Sekarang, arus lalu lintas dari kedua arah itu terpaksa mandek total.
Di sisi lain, upaya penanganan sudah bergulir. Dua unit alat berat telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat evakuasi dan membuka akses. Namun begitu, pekerjaan petugas gabungan di lapangan tidak mudah. Materialnya terlalu tebal, ditambah cuaca yang masih labil dan mengkhawatirkan.
Kapolsek Simpenan, Iptu Bayu Sunarti, memastikan personelnya telah berjaga di lokasi.
Artikel Terkait
Di Balik Kunjungan Menhan ke Masjid Soeharto: Mengulur Benang Merah Solidaritas Indonesia-Bosnia
Bus Listrik Transjakarta Tabrak Tiang di Pasar Minggu, Satu Penumpang Terluka
SBY Tegaskan Demokrat Harus Jadi Bagian Solusi di Era Prabowo
SBY Peringatkan Bahaya Perpecahan di Puncak Natal Demokrat