Nah, kedua sistem inilah yang jadi biang kerok. Mereka bekerja sama meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, bukan hanya di sekitar pusat siklonnya, tapi juga sepanjang jalur pertemuan angin yang mereka ciptakan. Akibatnya, potensi cuaca ekstrem pun meningkat signifikan.
"Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia," tegas Bintari.
Dia pun mengingatkan agar kesiapsiagaan ditingkatkan. Wilayah yang perlu waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Pegunungan.
Untuk masyarakat yang ingin memantau perkembangan cuaca secara langsung, Bintari berpesan agar memanfaatkan aplikasi dan laman resmi BMKG. Informasi di sana diperbarui secara realtime, jadi bisa jadi pegangan yang lebih akurat sebelum beraktivitas di luar rumah.
Artikel Terkait
Banjir Rendam Sejumlah Jalan di Jakarta Selatan, Genangan Capai 60 Cm
KPK Tangkap Bupati Pekalongan, MK Koreksi Pasal Obstruction of Justice
Juventus Hajar Pisa 4-0, Posisi di Klasemen Tak Bergerak
DPW NasDem Riau Gelar Lomba Azan dan Dai Cilik untuk Semarakkan Ramadan