Dia menambahkan, berdasarkan hasil kaji cepat, satu unit rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Fokus kerusakan ada pada atap dan dapur yang ambruk total.
Di sisi lain, penanganan awal sudah dilakukan oleh timnya. Namun begitu, situasi di lapangan belum pulih benar. Pemilik rumah belum melakukan perbaikan, mereka masih tinggal di dalamnya.
"Ini jelas butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," pungkas Hamdani.
Pemandangan di lokasi pasti memprihatinkan. Sisa-sisa kayu dan genting bertebaran, sementara keluarga di dalamnya harus bertahan dengan kondisi rumah yang tak lagi utuh. Peristiwa ini jadi pengingat betapa cuaca ekstrem bisa berubah jadi bencana dalam sekejap.
Artikel Terkait
500 Anak Yatim dan Dhuafa Malang Raya Buka Puasa Bersama Alumni UWG dan LPS
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting
Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Malam Nuzulul Quran
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga Satu