"Anggota Satlantas Jakarta Timur melakukan pengaturan dan proses evakuasi truk kontainer yang tersangkut di underpass Pramuka arah Matraman," jelas TMC Polda Metro Jaya.
Sopirnya Ternyata 'Tersesat' di Jakarta
Lalu, apa penyebabnya? Menurut polisi, sang sopir rupanya bukan warga Jakarta. Dia kurang paham dengan kondisi jalanan ibu kota yang ruwet.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, menjelaskan lebih detail. Kata dia, sopir cuma mengandalkan aplikasi peta digital.
"Sopir daerah, nggak paham Jakarta. (Dia mengaku) pakai maps aplikasi," ujar AKP Darwis.
Masalahnya, aplikasi itu ternyata nggak memberikan rute khusus untuk kendaraan besar. "Kan di maps itu nggak ada (arahan) jalan untuk truk, adanya mobil sama motor, dia (sopir) nggak paham," lanjutnya. Ya, salah pilih rute deh jadinya.
Proses Evakuasi Tiga Jam Lebih
Mengevakuasi truk sebesar itu ternyata nggak gampang. Prosesnya makan waktu sekitar tiga jam sebelum akhirnya jalanan bisa dibersihkan. "Sekarang sudah jalan, sudah selesai," kata AKP Darwis melegakan.
Sebenarnya, ide awalnya cuma menarik mundur truk itu. Tapi rencana itu mandek karena mesin truknya mogok. "Iya (sempat) mogok, mau distarter malah akinya (bermasalah). Lamanya di situ," tuturnya.
Meski sempat bikin pusing, akhirnya truk berhasil dipindahkan. Lalu lintas pun berangsur normal kembali. Petugas tetap standby di lokasi buat memastikan semuanya lancar seperti sedia kala.
Artikel Terkait
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting
Polres Bogor Wakafkan 2.000 Al-Quran di Malam Nuzulul Quran
Panglima TNI Perintahkan Seluruh Jajaran Masuk Status Siaga Satu
Menteri LHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk 411 KK di Lombok