Perlu diingat, Transjakarta sendiri sedang dalam proses transformasi besar-besaran. Lini bisnisnya tak cuma soal menggerakkan bus, tapi juga penguatan sistem teknologi. Makanya, lowongan yang dibuka beragam. Dari posisi operasional seperti pramudi, sampai yang berbau teknis di bidang informasi dan teknologi.
"Fokus kami saat ini adalah pengembangan sistem teknologi layanan. Kehadiran talenta baru, khususnya di bidang IT, akan menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kualitas layanan yang sedang kami kembangkan,"
tambah Mayangsari.
Pada akhirnya, festival rekrutmen seperti ini menunjukkan sinergi yang cukup baik. Pemerintah dan industri bersatu untuk satu tujuan: tingkatkan kualitas SDM dan buka lapangan kerja seluas-luasnya.
Transjakarta berharap, lewat seleksi yang ketat dan profesional, mereka dapat merekrut tenaga-tenaga terampil. Tenaga yang nantinya akan menjadi tulang punggung untuk menjaga layanan transportasi publik yang andal dan berkelanjutan bagi warga Jakarta.
Artikel Terkait
Iran Tantang AS di Selat Hormuz, Klaim Serangan Kapal Tanker
Gubernur Pramono Tegaskan KJP dan KJMU Tak Akan Dikurangi di Buka Puasa Golkar DKI
Trump Ancam Serang Iran Lebih Keras dan Perluas Target Penghancuran
Polri Tanam Jagung Serentak di Seluruh Indonesia untuk Dukung Ketahanan Pangan