Namun begitu, triknya nggak cuma sampai di situ. Ada juga konten yang memakai cara lama: memotong pernyataan manajemen dari konteks yang sama sekali berbeda. Potongan klip itu lalu disulap dengan narasi suara buatan dan visual pembaca berita, sehingga terlihat seperti reportase media mainstream yang kredibel. Cukup licik, bukan?
Werry jelas menyayangkan semua ini. Menurutnya, tindakan oknum tak bertanggung jawab yang menyebarkan konten manipulatif semacam ini bisa merusak keharmonisan tim. Padahal, konsentrasi penuh sangat dibutuhkan di tengah persiapan menuju puncak kompetisi.
Jadi, intinya, situasi di kubu Jakarta Pertamina Enduro tetap solid. Tisya Amallya Putri masih memegang tongkat kapten. Dan tim ini sedang fokus untuk satu tujuan: gelar juara. Selebihnya, hanyalah gangguan dari luar yang patut diabaikan.
Artikel Terkait
Perang dengan Iran Rugikan Ekonomi Israel Rp50 Triliun per Pekan
Donny Fattah, Bassis Legendaris God Bless, Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kapolri Pimpin Gerakan Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Hadapi Krisis Global
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Polri untuk Dukung Ketahanan Pangan