Kabarnya, kapten tim Jakarta Pertamina Enduro, Tisya Amallya Putri, dipecat. Informasi itu ramai beredar di media sosial belakangan ini. Tapi, jangan langsung percaya. Manajemen tim dengan tegas membantahnya. Semua itu hoaks.
Chef de Mission tim, Werry Prayogi, sudah angkat bicara. Dalam pernyataan resminya di Jakarta pada hari Sabtu, dia menegaskan posisi Tisya tak goyah sedikit pun.
Lalu, dari mana asal muasal berita panas ini? Rupanya, sejumlah video yang menyebar di platform sosial memuat narasi yang benar-benar menyesatkan. Video-video itu klaim Jakarta Pertamina telah memberhentikan Tisya secara sepihak. Menariknya, konten-konten ini muncul secara masif justru saat tim sedang berada di fase krusial menuju perebutan gelar juara di babak empat besar. Waktunya sungguh mencurigakan.
Setelah dikulik, ternyata ada yang tak beres. Manajemen mengungkapkan video-video itu terindikasi menggunakan teknologi deepfake. Wajah dan suara orang-orang dalam tim, mulai dari manajemen, pelatih, hingga para pemain, dimanipulasi sedemikian rupa. Tujuannya jelas: menciptakan kesan seolah ada pernyataan resmi internal soal pemecatan sang kapten.
Artikel Terkait
Perang dengan Iran Rugikan Ekonomi Israel Rp50 Triliun per Pekan
Donny Fattah, Bassis Legendaris God Bless, Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun
Kapolri Pimpin Gerakan Tanam Jagung Serentak, Dukung Swasembada Hadapi Krisis Global
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak di Lahan Polri untuk Dukung Ketahanan Pangan