Dengan status Siaga (Level III) yang masih berlaku, rekomendasinya jelas dan tegas. Sigit menegaskan agar tidak ada aktivitas sama sekali di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam radius 13 kilometer dari puncak.
imbuhnya lagi.
Zona bahaya lainnya adalah area dalam radius 5 km dari kawah. Kawasan itu rawan dihujani batu pijar yang terlontar. Masyarakat diminta benar-benar waspada.
Ancaman tak cuma dari atas. Potensi awan panas, guguran lava, dan lahar mengintai di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Nama-nama seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat harus dicermati. Bahkan anak-anak sungai dari Besuk Kobokan pun berpotensi menerima lahar. Kewaspadaan ekstra mutlak diperlukan.
Artikel Terkait
Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih Presisi di Sumsel, Permudah Akses Warga
AS Setujui Penjualan Darurat 12.000 Bom ke Israel Senilai Rp2,4 Triliun
Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Serentak untuk Dukung Program Pangan Prabowo
Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Peringatkan Indonesia Akan Berebut Pasokan Migas dengan China dan India