Hebatnya, keenam belas finalis ini nggak cuma tampil di TIM. Mereka juga dijadwalkan untuk memeriahkan perayaan malam takbiran di Bundaran Hotel Indonesia nanti.
Pramono punya alasan personal mendukung acara ini. Ia mengaku, kenangan masa kecilnya turut bermain di sini.
Sebab, ia mengaku saat kecil dirinya juga senang memainkan bedug di masjid. Hal itulah yang ingin ia bangkitkan kembali di masjid-masjid ibu kota.
Harapannya, semangat ini tak hanya menggebu saat latihan atau tampil saja. Ia ingin tradisi memukul bedug benar-benar mengakar lagi. Untuk itu, ia mengajak semua pihak terlibat.
"Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga tradisi budaya kita, dan inilah yang nanti akan mengakrabkan silaturahmi yang ada di Jakarta," pungkas Gubernur.
Artikel Terkait
Bandara Dubai Lumpuh Total Usai Pencegatan Drone Diduga dari Iran
Ustazah Munifah Syanwani Bahas Kekuatan Hidup Sederhana di Tengah Gaya Hidup Materialistis
JK Buka Suara Soal Pertemuan Lintas Generasi di Kebayoran Baru
Polisi Beri Teguran Lisan kepada Pengemudi yang Bikin Konten dengan Aksi Zig-zag di Tol Becakayu