Suara bedug bergema di Taman Ismail Marzuki, Sabtu siang, menandai dibukanya Festival Bedug tingkat provinsi. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, hadir langsung membuka acara. Dalam sambutannya, ia berharap tradisi semacam ini bisa terus hidup dan terawat dengan baik di Ibu Kota, terutama saat Ramadhan.
"Mudah-mudahan tradisi-tradisi untuk Festival Bedug yang seperti ini di Jakarta akan terawat dengan baik," ujar Pramono usai membuka acara.
Menurutnya, festival ini bukan sekadar lomba. Ini upaya menjaga tradisi budaya sekaligus menyemarakkan bulan suci. Ia punya harapan besar.
"Saya yakin nanti kalau ada Festival Bedug, ada pawai obor, ada berbagai komunitas yang hadir, saya yakin pasti dalam rangka menyambut Idul Fitri di Jakarta jauh lebih semarak, lebih meriah, dan pasti akan lebih membuat semua orang merasa memiliki Jakarta," katanya.
Perjalanan menuju babak final ini cukup panjang. Awalnya, peserta yang mendaftar mencapai 93 grup dari berbagai penjuru Jakarta. Setelah melalui seleksi ketat di tingkat kota dan kabupaten administrasi, hanya tersisa 16 grup terbaik yang berhak maju ke tingkat provinsi.
Pemprov DKI tentu menyiapkan apresiasi. Hadiah pembinaan menanti para pemenang. Juara pertama akan membawa pulang Rp25 juta. Juara kedua Rp20 juta, dan juara ketiga Rp15 juta. Ada juga penghargaan harapan dengan nilai hingga Rp12,5 juta.
Artikel Terkait
Bandara Dubai Lumpuh Total Usai Pencegatan Drone Diduga dari Iran
Ustazah Munifah Syanwani Bahas Kekuatan Hidup Sederhana di Tengah Gaya Hidup Materialistis
JK Buka Suara Soal Pertemuan Lintas Generasi di Kebayoran Baru
Polisi Beri Teguran Lisan kepada Pengemudi yang Bikin Konten dengan Aksi Zig-zag di Tol Becakayu