Selain bantuan tunai, Kemendagri juga menyalurkan bantuan lain. Ada 250 paket perlengkapan ibadah, dump truck, excavator, dan backhoe loader. Penyerahan ini jadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Tito sebelum ia menutup festival Ramadan di Banda Aceh.
Untuk jangka panjang, pemulihan akan terus digenjot. Misalnya, perbaikan jalan permanen dan penyelesaian hunian tetap. Tito menekankan, kunci kecepatannya ada pada kelengkapan data dari daerah.
“Cepatnya huntap, salah satunya itu adalah adanya data. Kalau datanya ada, lengkap, saya segera akan melakukan eksekusi. Saya akan koordinasi kepada BNPB dan Menteri Perumahan, Pak Maruarar Sirait. Beliau berdua sudah menunggu,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, telah ada pembahasan alokasi dana sekitar Rp 53 triliun untuk pemulihan jangka panjang. Dana itu akan dikelola, dengan penanganan oleh pemerintah daerah sebagai ujung tombak. “Yang tidak mampu tetap ditangani pusat,” imbuhnya.
Kegiatan itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pejabat. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi hadir langsung. Sementara jajaran kepala daerah serta Forkopimda dari Aceh, Sumut, dan Sumbar mengikuti secara virtual dari tempat masing-masing.
Artikel Terkait
Megalit Berusia 1.000 Tahun di TNLL Poso Diduga Dirusak Penambang Ilegal
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Festival Nyepi di Kawasan HI-Monas
Filipina Terapkan Kerja Empat Hari di Kantor Pemerintah untuk Hemat Energi
Mudik Lebaran dengan Mobil Pribadi: Rincian Biaya yang Perlu Diperhitungkan