Seperti Andina, salah seorang pengunjung. Ia mengaku hampir tak pernah absen.
"Hampir setiap hari ke sini karena di kota jadi lengkap juga. Beli takjilnya ganti-ganti menu setiap hari. Kayak hari ini beli kentang goreng, jelly, besok beli lauk lainnya," ujarnya sambil menentong beberapa bungkus makanan.
Pemandangan seperti ini memang rutin terulang. Menurut sejumlah saksi, keramaian mulai terasa sejak petang. Warga berdatangan, ada yang jalan kaki, ada juga yang naik motor. Mereka sibuk memilih, menawar, dan akhirnya membawa pulang takjil untuk dinikmati bersama keluarga di rumah. Sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti, menghidupkan suasana Ramadan di Serambi Mekkah.
Artikel Terkait
BNN dan Bea Cukai Bongkar Lab Mephedrone Jaringan Rusia di Villa Gianyar
Polisi Padang Sita Sabu dari Residivis Pencurian Usai Penyamaran Jadi Ustaz
Megalit Berusia 1.000 Tahun di TNLL Poso Diduga Dirusak Penambang Ilegal
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas untuk Festival Nyepi di Kawasan HI-Monas