Nah, poin pentingnya di sini. Standar kecukupan internasional biasanya cuma tiga bulan impor. Artinya, posisi kita yang 6,1 bulan itu masih jauh, jauh di atas batas aman. BI sendiri menilai cadangan sebesar ini lebih dari cukup. Fungsinya jelas: untuk menjaga ketahanan sektor eksternal, sekaligus jadi bantalan buat stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.
Ke depan, prospeknya masih terlihat kok. Ketahanan eksternal Indonesia diprediksi bakal tetap solid. Ramdan optimis.
Menurutnya, ini didukung oleh cadangan devisa yang kuat tadi. Plus, potensi arus modal asing yang masuk masih terbuka lebar. Kenapa? Karena para investor secara umum masih memandang positif prospek perekonomian kita. Imbal hasil investasi di sini juga dinilai masih menarik.
"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegas Ramdan.
Jadi, intinya, meski ada sedikit penyesuaian, fondasinya masih sangat kuat. Posisi kita aman.
Artikel Terkait
JK Desak Indonesia Ambil Sikap Tegas Dukung Iran dalam Konflik Internasional
Bank Nano Syariah Luncurkan Gerakan Generasi Syariah untuk Gaet Anak Muda
Gubernur DKI Buka Final Festival Bedug 2026, 16 Grup Berlaga di TIM
Iran Klaim Serang Pangkalan AS dan Israel dengan Rudal Generasi Terbaru