Sepanjang hari Jumat, militer Israel melancarkan serangan besar-besaran di Iran. Mereka mengklaim telah menghantam lebih dari 400 target di berbagai lokasi. Sasaran yang disebutkan bukan sembarangan, melainkan termasuk peluncur rudal balistik dan gudang penyimpanan untuk drone militer.
Menurut sejumlah saksi, intensitas serangan ini cukup tinggi. Namun begitu, tampaknya ini adalah kelanjutan dari pola serangan yang sudah berlangsung beberapa hari belakangan. Seolah-olah ada kampanye berkelanjutan yang fokus pada daerah-daerah tertentu.
Di sisi lain, ada satu insiden yang cukup detail dilaporkan. Di daerah Shahroud, yang terletak di Iran bagian barat, pasukan Israel dikabarkan menghancurkan sebuah truk. Bukan truk biasa, melainkan kendaraan yang diduga sedang memindahkan sistem pertahanan udara ke posisi lain.
Militer Israel bahkan melampirkan bukti foto udara. Gambar itu menunjukkan sebuah truk terparkir di sebuah jalan, meski lokasi pastinya tidak disebutkan. Cuaca cerah, jalanan tampak sepi, sebelum kemudian semua berubah.
"Lebih dari 400 target dihantam di beberapa daerah di Iran, termasuk peluncur rudal balistik dan fasilitas penyimpanan UAV (drone) Iran,"
Begitu bunyi pernyataan resmi yang mereka sebarkan via Telegram. Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan langsung dari pihak Iran. Keheningan mereka justru meninggalkan banyak tanda tanya.
Artikel Terkait
AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran sebagai Respons Penembakan Helikopter Apache di Selat Hormuz
Herdman Sesali Penyelesaian Akhir Kurang Tajam meski Timnas Indonesia Kalahkan Mozambik 1-0
Ribuan Guru Blokir Akses ke Stadion Azteca Jelang Pembukaan Piala Dunia 2026
Presiden Miliki Hak Prerogatif Perpanjang Usia Pensiun Kapolri, Wamenkum Tegaskan