Jakarta, Ramadan tahun ini terasa lebih hangat bagi sebagian warga Karawang. Peruri, perusahaan BUMN yang dikenal dengan urusan percetakan uang dan dokumen berharga, justru sedang sibuk membagikan hal lain: paket sembako. Tak tanggung-tanggung, 400 paket disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat di bulan suci.
Ini semua bagian dari program mereka, Ramadan Berseri. Yahdi Lil Ihsan, si POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL Peruri, bilang kalau inisiatif sosial ini memang dirancang untuk dampak langsung.
“Melalui berbagai kegiatan selama Ramadan, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan, baik bagi masyarakat maupun anak-anak asuh Bazis Peruri,”
Ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat lalu. Rupanya, bantuan sembako itu baru permulaan.
Perhatian mereka juga tertuju pada anak-anak asuh Bazis Peruri di daerah yang sama. Santunan diberikan, dengan harapan mereka bisa menyambut Lebaran nanti dengan lebih ceria. Bahkan, Peruri mengajak mereka berbelanja baju baru. Bayangkan saja, riuh rendah anak-anak memilih pakaian lebaran dalam program bertajuk “Hari Raya Bersama Peruri”.
Kegiatannya berlanjut sampai waktu maghrib tiba. Mereka kemudian buka puasa bersama. Momen itu bukan sekadar mengisi perut, tapi lebih pada menjalin keakraban antara perwakilan perusahaan dan anak-anak asuh.
Lalu, apa sih sebenarnya tujuan besar di balik serangkaian acara ini? Dawam H, Penanggung Jawab Strategic Corporate Branding dan TJSL Peruri, mencoba menjawab. Katanya, Ramadan Berseri dirancang untuk menciptakan pengalaman bermakna sekaligus jadi bentuk dukungan nyata.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan serta mempererat semangat berbagi dan kebersamaan,”
Jelas Dawam menutup penjelasannya.
Kalau dilihat dari luar, program ini seperti upaya Peruri menegaskan komitmen sosialnya. Mereka ingin kegiatan seperti ini bukan cuma seremonial, tapi sesuatu yang inklusif dan berkelanjutan. Intinya, memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar, selaras dengan nilai-nilai yang selalu mereka usung. Sebuah langkah sederhana di bulan penuh berkah, tapi efeknya mudah-mudahan terasa lama.
Artikel Terkait
Maling Rumah Kosong di Serang Babak Belur Dihakimi Massa, Pelaku Ternyata Residivis
Habiburokhman: Partisipasi Publik Maksimal dalam Pembahasan Revisi UU Polri
Pedagang Nasi Kuning di Sampit Tertipu Beras Campur Pasir, Rugi Ratusan Ribu Rupiah
Tujuh Jemaah Haji Embarkasi Padang Meninggal di Arab Saudi, Empat Dimakamkan di Saraya Suhada Al Haram