Kedutaan Besar Iran di Tiongkok menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada rakyat Tiongkok yang beradab dan adil. Semangat kemanusiaan Anda, pilihan Anda untuk menegakkan keadilan, dan dukungan Anda kepada rakyat Iran dalam mengutuk keras serangan brutal Amerika Serikat dan Israel terhadap anak-anak dan warga sipil Iran adalah tindakan kebaikan yang tidak akan pernah kami lupakan.
Pengumuman itu kemudian dilanjutkan dengan penjelasan yang lebih formal. Mereka menyatakan, setelah menilai kapasitas nasional, Iran untuk saat ini tidak berencana menerima bantuan keuangan dari organisasi atau individu manapun di Tiongkok. "Jika situasinya berubah di masa mendatang dan hal itu menjadi perlu, kami akan memberitahukan Anda secara terpisah," begitu bunyi penutupnya.
Di balik gelombang simpati publik ini, dukungan resmi dari pemerintah Tiongkok sendiri sudah jelas dan terbuka. Partai Komunis China dan pemerintahnya secara gamblang mendukung Iran dalam mempertahankan kedaulatan dan hak untuk membela diri.
Posisi ini ditegaskan langsung oleh Menteri Luar Negeri Wang Yi. Dalam sebuah pembicaraan dengan rekannya dari Iran, Abbas Araghchi, Wang tidak ragu menyebut AS dan Israel telah melanggar Piagam PBB. Dia mendesak agar perang dihentikan dan jalan diplomatik segera ditempuh.
Jadi, narasinya jelas. Ada dukungan kuat dari tingkat pemerintah, dan ada pula empati spontan dari masyarakat biasa yang sampai ingin mengulurkan bantuan materiil. Meski untuk yang terakhir ini, pihak Iran dengan halus namun pasti menolaknya. Mereka lebih menghargai solidaritas itu sendiri ketimbang nominal uangnya.
Artikel Terkait
Polisi Kejar Wanita Pelaku Pencurian Uang Takziah di Kramat Jati
Muswil PPP Sulawesi Tengah Berjalan Mulus, Bentuk Formatur Baru
Napoli Kalahkan Torino 2-1, Kokoh di Posisi Ketiga Klasemen
Israel Klaim Lancarkan Serangan Balasan Skala Luas ke Teheran