"Serta mendorong pelaku usaha masyarakat meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi agar produk lokal mampu mengisi berbagai kebutuhan di gerai ritel Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia."
Nah, kolaborasi ini bukan cuma soal produk. Ada aspek lain yang juga jadi perhatian. Ferry menuturkan bahwa kerja sama ini diharapkan bisa memperkuat fondasi kelembagaan koperasi itu sendiri. Kapasitas sumber daya manusianya perlu ditingkatkan. Tak ketinggalan, akses usaha dan pembiayaan harus diperluas. Semua itu, agar ekonomi masyarakat benar-benar bergerak maju.
Acara itu sendiri dihadiri sejumlah tokoh. Walikota Bandung Muhammad Farhan turut hadir, begitu pula Ketua Umum PP Persis Jeje Zaenudin. Dari sisi kementerian, hadir Direktur Pembiayaan Syariah LPDB Ari Permana dan Direktur Umum dan Hukum Deva Rachmania. Mereka menyaksikan langsung komitmen yang diteken hari itu.
Harapannya tentu tak berhenti di atas kertas. Ferry ingin gerakan ini konkrit, menyentuh langsung ke lapangan. Memperkuat dari hulu ke hilir, mulai dari kelembagaan hingga produk yang dijual di rak-rak koperasi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan Menteri PU Tuntaskan Kerugian Negara Rp1 Triliun
Perencana Keuangan Ingatkan Pentingnya Anggaran Khusus untuk Hampers Lebaran
Polisi Kejar Wanita Pelaku Pencurian Uang Takziah di Kramat Jati
Muswil PPP Sulawesi Tengah Berjalan Mulus, Bentuk Formatur Baru