Menyambut Idul Fitri nanti, Pemprov DKI sudah bersiap dari sekarang. Lonjakan harga daging, misalnya, coba diantisipasi dengan mendatangkan lebih banyak sapi hidup ke ibukota. Jadi, stok diharapkan tetap lancar meski permintaan melonjak.
Lalu bagaimana dengan bahan bakar minyak? Di sisi lain, Pramono justru terlihat lebih santai membahas ini. Jakarta, dalam pandangannya, selalu jadi prioritas utama untuk distribusi energi.
“Kalau BBM, Jakarta tentunya selalu menjadi prioritas untuk stoknya. Mudah-mudahan untuk menyambut Idul Fitri terutama bagi yang mudik, semuanya bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Memang, konflik AS-Iran itu bikin was-was. Gangguan pasokan energi global dan gejolak harga komoditas adalah ancaman nyata. Namun begitu, Pramono meminta masyarakat tetap tenang. Pemerintah, klaimnya, terus memantau perkembangan dan berupaya menjaga stabilitas pasokan di Jakarta. Pesannya sederhana: jangan panik.
Artikel Terkait
PLN dan Kemendag Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Kantor Pusat
Iran Luncurkan Serangan Rudal dan Drone ke Israel, IDF Aktifkan Pertahanan Udara
Israel Pertimbangkan Invasi Darat ke Lebanon, Respons Ancaman Hizbullah yang Meningkat
Dokter Richard Lee Ditahan Polisi Usai Mangkir dari Pemeriksaan