Suasana media sosial kita belakangan ini memang memprihatinkan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad tak menampik hal itu. Menurutnya, kondisi di mana sesama masyarakat sipil saling serang dan caci di ruang digital sudah jauh dari kata sehat. Ia melihat fenomena ini justru menggerogoti pondasi yang seharusnya dijaga bersama.
"Karena pada hari ini masyarakat sipil kita tidak kompak," ujar Dasco, Jumat lalu.
"Masyarakatakat sipil kita satu sama lain saling mencaci, satu sama lain saling mempertanyakan kebijakan pemerintah dengan tidak sehat, di medsos itu saya lihat sudah tidak sehat," tegasnya.
Di sisi lain, Dasco sebenarnya tak mempermasalahkan kritik atau masukan dari publik. Itu hal wajar dalam demokrasi. Namun begitu, ia punya harapan besar. Kritik itu, katanya, harus dibangun dengan niat baik dan semangat nasionalisme, bukan sekadar omong kosong atau omon-omon belaka.
"Kita perlu persatuan nasional dan sumbangsih yang bukan omon-omon, itu yang kita minta kepada kawan-kawan masyarakat sipil sekalian," tutur Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.
Bagi Dasco, kekompakan masyarakat sipil adalah kunci vital. Tanpanya, pemerintahan yang baik akan sulit diwujudkan. Terutama untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini, yang punya segudang janji kesejahteraan rakyat. Hanya ada satu hal yang benar-benar dibutuhkan: persatuan nasional.
Artikel Terkait
Pengadilan Bebaskan Empat Aktivis dari Dakwaan Penghasutan
Kuwait Catat 67 Personel Militer Terluka Akibat Serangan Balasan Iran
Kapolri Hadiri Buka Puasa Bersama Buruh di Cikarang, Salurkan 2.000 Paket Sembako
AS Pertimbangkan Relokasi Rudal Patriot dari Korea Selatan ke Timur Tengah