Lalu, gimana kalau harus berkendara saat hujan atau banjir melanda? Pemprov Jakarta membagikan tipsnya. Poin utamanya sederhana: pelan-pelan saja. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak. Fokuslah ke jalan, jangan sibuk dengan handphone.
Sebelum menerobos hujan, cek dulu kondisi kendaraan. Pastikan ban, rem, wiper, lampu, hingga AC berfungsi baik. Dan sebisa mungkin, hindari ruas jalan yang sudah terlihat tergenang atau yang lalu lintasnya padat banget.
Bagi pengendara motor, persiapannya harus lebih ekstra. Gunakan helm dengan kaca bening agar pandangan tetap jelas. Jas hujan warna cerah lebih disarankan agar lebih terlihat pengendara lain. Pakai sepatu berbahan karet biar nggak gampang licin. Hati-hati dengan genangan air yang bisa menyembunyikan lubang di jalan. Jika hujan terasa terlalu deras, cari tempat berteduh yang aman. Tapi ingat, jangan di bawah pohon, jembatan, atau flyover.
Untuk yang membawa mobil, disiplinlah di jalan. Tetap di lajur kiri kecuali saat mendahului. Jaga kecepatan, jangan terlalu pelan di bawah 60 km/jam atau ngebut melebihi 80 km/jam. Nyalakan lampu kecil saat hujan turun. Jangan gunakan bahu jalan untuk berlalu-lalang. Dan perhatikan betul rambu-rambu, apalagi jika ada pekerjaan di jalan tol.
Intinya, dalam beberapa hari ke depan, kondisi alam memang kurang bersahabat. Tapi dengan kesiapan dan kewaspadaan ekstra, risiko bisa kita tekan bersama.
Artikel Terkait
Kuwait Catat 67 Personel Militer Terluka Akibat Serangan Balasan Iran
Kapolri Hadiri Buka Puasa Bersama Buruh di Cikarang, Salurkan 2.000 Paket Sembako
AS Pertimbangkan Relokasi Rudal Patriot dari Korea Selatan ke Timur Tengah
Kapal Tenggelam di Muara Pomako, Semua Penumpang Selamat Berkat Evakuasi Warga