Jakarta, Kamis malam (5/3) lalu, Istana Kepresidenan ramai dikunjungi para ulama. Mereka diundang Presiden Prabowo Subianto untuk buka puasa dan silaturahmi. Salah satu yang hadir adalah pendakwah kondang, Mamah Dedeh.
Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pukul delapan malam itu, Prabowo banyak berbicara. Topiknya berat: kondisi geopolitik global dan situasi perang yang sedang terjadi.
"Beliau menerangkan tentang luar negeri, kondisi luar negeri, tentang negara kita, tentang bagaimana sekarang peperangan yang terjadi, itu yang disampaikan,"
Begitu penuturan Mamah Dedeh usai acara. Sayangnya, dia tak bisa mengikuti diskusi sampai tuntas. Di tengah paparan Presiden, dia harus pamit duluan. Alasannya klasik: ada jadwal syuting yang menunggu di sebuah stasiun televisi swasta.
Artikel Terkait
Kemnaker Buka Posko Pengaduan THR 2026, Ancam Sanksi Perusahaan Lalai
Jimly: Rekomendasi Reformasi Polri 10 Buku Siap Diserahkan ke Presiden Prabowo
Derbi della Madonnina Tentukan Puncak Klasemen Serie A Pekan Ini
AS Tembak Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudra Hindia, 87 Tewas