Malam itu di Istana, usai buka puasa dengan para ulama, Nusron Wahid terlihat cukup optimis. Menteri ATR/BPN yang juga dikenal sebagai kader NU itu membicarakan langkah terbaru Presiden Prabowo Subianto di kancah global. Menurutnya, upaya Indonesia untuk memediasi ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran ternyata disambut positif. Bukan cuma di dalam negeri, tapi juga oleh sejumlah negara di Timur Tengah.
"Sambil melihat keadaan, tadi disampaikan, prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan dengan Iran. Untuk menjadi mediasi dan Iran membuka diri,"
ujar Nusron kepada awak media yang menunggu. Suasana Kamis malam tanggal 5 Maret 2026 itu memang hangat, penuh percakapan serius di sela-silahturahmi.
Dia menyebut dukungan itu datang dari beberapa pihak. "Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain. Termasuk dari Pakistan, termasuk juga dari UAE,"
tambahnya, tanpa merinci lebih jauh.
Artikel Terkait
Jepara Gelar Pameran Mebel Internasional dengan Konsep Jelajah Klaster Industri
Polisi Selidiki Pencurian Uang Takziah oleh Wanita Berpura-pura Melayat di Kramat Jati
DPR Dorong Insentif Pemerintah untuk Dongkrak Daya Saing Industri Makanan dan Minuman Lokal
Mantan Pejabat Kemendikbud Klaim Tak Tahu Aturan Proyek Laptop di Sidang Korupsi