Lantas, bagaimana cara kerjanya? Teknologi Waste-to-Energy pada intinya akan mengubah timbunan sampah di Muara Fajar menjadi sumber energi untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBio). Proyek besar ini dijalankan murni melalui skema kerjasama bisnis antara Pemkot Pekanbaru dan investor swasta, PT ICE. Tidak ada satu rupiah pun dari APBD yang dicairkan.
Menurut Pandra, fasilitas canggih ini nantinya akan menangkap gas metana beracun salah satu penyebab bau busuk dan emisi berbahaya lalu mengonversinya menjadi listrik hijau. Kapasitasnya mencapai 3 megawatt, dengan proyeksi pasokan listrik ke jaringan PLN sekitar 20,5 juta kWh per tahun. Angka yang tidak main-main.
Terwujudnya investasi hijau ini tak lepas dari intervensi Polda Riau yang membawa visi Kapolda, Irjen Pol Herry Heryawan. Mereka tak cuma datang sebagai penegak hukum, tapi juga berperan sebagai akselerator ekonomi hijau lewat program 'Green Policing' dan Satgas ASRI.
Dampaknya diharapkan bisa berlipat ganda. Dari sisi lingkungan, volume sampah diprediksi bakal menyusut drastis, 80-90%. Bau tak sedap dan risiko kebakaran tumpukan sampah juga bisa ditekan jauh. Pemerintah kota pun dapat bernapas lega karena tak perlu lagi membayar tipping fee dan beban operasional TPA akan jauh berkurang.
Di sisi lain, manfaat ekonominya juga menggiurkan. Selain dari penjualan listrik, ada potensi pendapatan dari perdagangan kredit karbon yang bisa menyentuh angka Rp 6,7 miliar per tahun.
Tekanan untuk segera bertindak memang sangat nyata. Data Rencana Induk Pengelolaan Sampah memproyeksikan timbunan sampah Pekanbaru di tahun 2025 mencapai 1.378 ton lebih setiap harinya. Sebagian besar muaranya ya di TPA Muara Fajar yang sudah lama kelebihan beban. Situasi kritis inilah yang mendorong semua pihak untuk mencari terobosan, sebelum semuanya benar-benar terlambat.
Artikel Terkait
Persik Kediri Bangkit dari Ketertinggalan, Kalahkan PSBS Biak 2-1
Prabowo Bahas Geopolitik dan Ekonomi dengan 158 Tokoh Islam di Buka Puasa Istana
Prabowo Bahas Geopolitik Global dalam Buka Puasa Bersama Ulama di Istana
Polisi Ungkap Modus Baru Penipuan via Stiker QR Code Palsu, Satu Pelaku Ditangkap