"Jadi nawaitunya sesungguhnya adalah pada peringatan Nuzulul Quran sore ini, kami sungguh-sungguh berharap doa para ibu janda, para anak yatim. Karena doa para janda, doa anak yatim diijabah Allah SWT," tambah Said.
Lebih jauh, ia menegaskan hal ini selaras dengan identitas partainya. Sebagai partai yang kerap dikaitkan dengan 'wong cilik', merayakan momen suci bersama masyarakat kecil, terutama mereka yang membutuhkan, adalah sebuah keniscayaan.
"Itu kami lakukan karena ideologi kami, kecintaan kami, kecintaan partai kami sebagai partai wong cilik, PDIP bersama wong cilik. Barokah itu yang ingin kami dapatkan bersama ibu para janda dan anak yatim, Insya Allah barokah itu kami dapatkan," ungkapnya.
Di akhir, harapannya sederhana namun mendalam. Ia berharap PDIP Jatim bisa terus konsisten membantu rakyat kecil dan melahirkan kebijakan yang berpihak pada mereka.
"Mudah-mudahan juga ini bukan Ramadan terakhir bagi kita semua. Insya Allah kita akan bertemu di bulan Ramadan tahun depan, kita saling mendoakan panjang umur, umur barokah, dan umur yang dirahmati Allah SWT," tutupnya.
Artikel Terkait
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar
Polres Belitung Ungkap Jaringan Sabu yang Dikendalikan dari Dalam Lapas
Polri Musnahkan Sabu dan Etomidate Hasil Sitaan di Mabes
Situbondo Dirikan Posko Pengaduan untuk Lindungi PMI di Zona Konflik Timur Tengah