Pengamanannya sendiri akan mencakup beberapa klaster vital. Mulai dari jalur tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan seperti Gilimanuk-Ketapang, tempat ibadah, hingga kawasan wisata yang jadi andalan Bali. Maklum, pulau dewata ini selalu jadi tujuan favorit saat libur Lebaran.
Soal Kemala Run, Agus merasa senang. Dukungan dari Pemprov Bali disebutnya "luar biasa". Kolaborasi semacam ini diharapkan bisa memuluskan penyelenggaraan acara.
Lalu, bagaimana dengan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk yang harus menyesuaikan dengan hari hening Nyepi? Menurut Kakorlantas, semua sudah diatur. Jam operasional buka dan tutupnya sudah ditetapkan, baik dari sisi Bali maupun Jawa. Laporan dari Dirlantas Polda Bali pun sudah diterima.
Pada intinya, sinergi antara Polri dan pemerintah daerah dianggap sebagai kunci utama. Hanya dengan kerja sama yang solid, keamanan dan kelancaran selama periode puncak itu bisa terwujud.
Usai pertemuan ini, agenda Kakorlantas di Bali masih berlanjut. Keesokan harinya, dia dijadwalkan menggelar kegiatan "Polantas Menyapa dan Melayani" bersama sejumlah komunitas, seperti ojek online, GP Ansor, dan pecalang. Semua itu bagian dari upaya menjaga Bali agar tetap kondusif.
(hri/eva)
Artikel Terkait
Gubernur NTT Buka Dialog, PPPK Khawatirkan Ancaman Pemutusan Kerja
Nusron: Upaya Mediasi Prabowo Dapat Dukungan Negara Timur Tengah
Polres Kotamobagu Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Wartawan
Polres Jaksel Gelar Balap Lari 100 Meter Tengah Malam untuk Cegah Balap Liar