Nama Udairi mungkin kurang familiar. Tempat itu lebih dikenal sebagai Kamp Buehring, pangkalan penting AS di wilayah tersebut.
Ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, di hari Selasa, Garda Revolusi Iran (IRGC) sudah mengklaim meluncurkan "gelombang serangan baru". Mereka menyebut Arifjan, yang menampung pasukan AS, dihujani sepuluh drone. Dan klaimnya, serangan itu tepat sasaran.
Namun begitu, suasana di pihak lain justru terasa senyap. Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Kuwait maupun Amerika Serikat. Keheningan mereka menimbulkan tanda tanya besar tentang situasi sebenarnya di lapangan.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Pemda Alokasikan Anggaran untuk Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja
Kecelakaan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang
Volvo ES90 Resmi Meluncur di Indonesia, Tawarkan Jarak Tempuh 661 Km
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Tewaskan Dua Orang