Laga Grup C SEA Games di Stadion The 700th Anniversary of Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12) lalu, berakhir dengan kekecewaan untuk Timnas U-22 Indonesia. Filipina berhasil membawa pulang tiga poin dengan skor tipis 1-0. Padahal, Garuda Muda tampil ngotot dan memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Namun begitu, kerja keras itu tak cukup. Keunggulan Filipina ditentukan oleh satu momen di babak pertama: sebuah sundulan tajam Otu Banato yang berhasil menggoyang jala gawang Indonesia. Gol tunggal itulah yang akhirnya memutuskan jalannya pertandingan.
Kekalahan ini punya konsekuensi serius. Posisi Filipina di puncak klasemen Grup C kini sudah tak tergoyahkan dengan koleksi enam poin. Sementara Indonesia, terpaksa harus puas duduk di peringkat kedua.
Jalannya masih panjang. Peluang lolos ke semifinal masih terbuka, tapi syaratnya berat: Indonesia harus menjadi runner-up terbaik dari tiga grup. Situasinya jadi rumit.
Semua mata kini tertuju pada laga lain. Tepatnya, pertandingan Vietnam melawan Malaysia di Grup B yang akan digelar tanggal 11 Desember nanti.
Kalau saja pertandingan itu berakhir imbang, maka impian Indonesia bisa langsung pupus. Kenapa? Karena kedua tim itu sudah mengantongi tiga poin. Hasil seri akan mendongkrak poin mereka jadi empat, dan itu cukup untuk menutup pintu bagi Indonesia sebagai runner-up terbaik.
Jadi, harapan satu-satunya adalah ada pemenang dalam laga Vietnam vs Malaysia. Dengan begitu, perhitungan poin runner-up masih bisa menguntungkan skuad Garuda Muda. Menunggu hasil pertandingan tim lain memang tak pernah menyenangkan, tapi itulah satu-satunya jalan yang tersisa.
Artikel Terkait
Kanselir Jerman Kecam AS dan Israel karena Meremehkan Kekuatan Iran
Transjakarta Sediakan Shuttle Gratis untuk Penumpang KRL Terdampak Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
Lima Tim Kuda Hitam yang Siap Jadi Kejutan di Piala Dunia 2026
Wagub Jakarta Rano Karno Melayat Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Pastikan Bantuan Pemprov Mengalir